Wednesday, February 1, 2017

MURAH!!! Lem Korea Asli | +62 852-2765-5050

Lem Korea Asli, 0852-2765-5050
HargaRp. -
StokTersedia
Deskripsi Produk
Lem Korea Asli - Lem merupakan suatu benda yang bersifat lengkat. Lem juga disebut dengan perekat dimana berfungsi untuk merekatkan suatu benda. Bahan dasar dari lem bisa terbuat dari tumbuhan. hewan ataupun campuran bahan kimia tertentu. Sifat dasarnya adalah merekatan benda – benda tertentu, seperti pada sifat bahan dasarnya yang terdiri dari molekul – molekul dengan cara kerja saling tarik menarik.

Lem atau perekat pada mulanya hanyalah produk gagal yang tidak di angap oleh masyarakat. Bahkan oleh sang penemu juga tidak menganggapnya sebagai suatu projek penemuan melainkan hanya sesuatu yang gagal. Karena sang penemu Dr Harry Coover awalnya ingin membuat alat pembidik untuk meningkatkan kualitas dari senapan pada masa Perang Dunia II. Oleh karena itu penemuan yang dianggap gagal ini diabaikan dan dibuang. Namun setelah beberapa tahun berselang, Dr. Harry Coover mengungkit kembalik penemuannya itu dan merampungkannya hingga akhirnya jadilah lem yang berguna untuk kehidupan sehari – hari. Dr. Harry Coover yang telah bekerja di sebuat perusahan bernama Eastman Kodak membuat lem ini serta memasarkannya dengan nama perusahaan tersebut yaitu ‘Eastman #910’. Sayangnya lem ini tidak terlalu diminati karena namanya yang kurang menarik dan pada akhirnya berganti nama dengan sebutan Super Glue. Produk ini mulai booming lalu menyebar keseluruh negri. Karena permintaan pasar yang mulai menaik tinggi, akhirnya banyak produsen lain yang ikut memproduksi lem dengan jenis yang bervariasi. Jenis lem ini dibuat dengan menyesuaikan fungsi dari lem tersebut kedalam kebutuhan seseorang.

Lem perekat ini dibagi menjadi dua jenis hal yang disesuaikan berdasarkan fungsi dan ketahanannya.

1. Lem struktural
Lem structural dibuat khusus keperluan pengeleman diluar ruangan. Sifat lem sturktural sangat kuat dan tahan terhadap panas serta udara ekstem lainnya. Dengan komposisi dua bahan yaitu perekat dan pengeras. Pemakainnya misal untuk pengeleman paralon air dan benda lain yang biasanya lebih banyak memakan waktu diluar ruangan. Contoh lem perekat structural yaitu epoksi, uretan dan aklirik termoseting. 

2. Lem non-struktural
Sebaliknya dari lem structural, Lem non-truktural digunakan untuk keperluan didalam ruangan. Daya tahan yang tidak terlalu kuat menjadikan lem jenis ini hanya mampu digunakan dengan sifat kontemporer. Lem jenis ini tidak kebal terhadap perubahan suhu yang ekstrem, tekanan udara dan kelembaban suhu. Beberapa jenis juga tidak bisa tahan terhadap air. Contoh dari lem non-struktural antara lain selotip, lem kayu, sealant dan elastomer.

Berdasarkan jenis lem yang dilihat dari ketahannya membuat lem memiliki beberapa jenis menurut fungsi kegunaannya. 

Berikut beberapa jenis lem dengan fungsinya :


1. Lem PVA

Lem PVA disebut juga lem polyvinyl yang mana biasanya juga disebut dengan lem putih atau juga lem kayu. Lem PVA memang dasarnya berwarna putih, oleh sebab itulah orang lebih suka menyebutnya dengan lem putih. Ada juga yang menyebutnya lem kuning, atau beberapa lainnya menyebutnya dengan lem kayu.

Fungsi dari le mini tidak hanya sebagai perekat pada media kayu, meskipun namanya begitu. Lem PVC juga bisa digunakan untuk media kertas, koraltex atau biasanya juga bisa dijadikan untuk plamur tembok sebelum melakukan pengecatan. Lem ini tidak tahan terhadap air, jadi akan mudah luntur apabila terkena semburan air. Namun belakangan ini ada produk lem PVC yang kedap terhadap air, jadi akan lebih awet dalam penggunaannya.

2. Lem PU

Sama dengan lem PVC, kegunaan lem PU  juga untuk media perekat pada kayu khususnya kayu basah. Jenis lem ini tahan terhadap air dan sangat kuat. Termasuk kedalam lem structural yang mana tahan juga terhadap panas, membuatnya lebih sering digunakan untuk pengeleman luar ruangan.

Lem ini sangat cocok untuk kebutuhan berbagai pengeleman kayu, seperti kayu pine, kayu jati, kayu mahoni, kayu kamper, dan jenis kayu keras lainnya.

3. Lem Epoxy

Masih seputar lem kayu, lem epoxy juga biasa digunakan untuk media kayu. Pada media kayu biasanya lem ini digunakan untuk menambal atau merapatkan bagian yang bercelah. Selain untuk kayu, lem epoxy juga bisa digunakan untuk media logam, beton, kaca, plastik dan media lain yang memerlukan media perekat kuat. Jelas lem epoxy masuk kedalam jenis lem structural yang tahan terhadap banyak cuaca dan sangat kuat. Pada lem epoxy terdapat dua jenis komponen yang berguna sangat banyak yaitu resin dan epoksida serta bahan harder yang membuatnya mengeras ketika sudah kering. Kedua komponen ini menimbulkan efek kuat serat mengkilap. Oleh karena itu lem epoxy sangat cocok untuk proses penyambungan material kayu.

4. Lem EVA

Lem eva muncul dengan brand ternama yaitu lem EVA Phaeton. Lem EVA berguna untuk dua media yang memiliki jenis karakter berbeda. Seperti pada media HPL dan MDF. Jenis media HPL yang berkomponen kasar dan sedikit berantakan membuatnya susah untuk menemukan jenis lem yang tepat. Lem EVA merupakan lem yang paling tepat untuk dipilih. Keunggulan dari lem EVA cukup banyak, selain merekatkan media beda karakter lem ini juga sangat kuat. Namun sayangnya lem EVA tidak tahan terhadap air, sehingga akan rusak apabila terlalu sering terkena air.

5. Lem KAK

Lem KAK dihasilkan dari kolagen yang didapat dari zat organik seperti jaringan pengikat dan tulang. Lem ini cukup kuat namun tidak tahan terhadap perubahan suhu tertentu, selain itu lem ini mudah luntur oleh udara panas dan air panas. Lem Kak berfungsi untuk menambal material yang bercelah.

6. Lem Tembak

Lem jenis ini biasanya dipasarkan dengan bentuk keras dan lentur sesuai dengan karakter lem saat kering. Sifatnya tidak terlalu kuat juga tidak tahan terhadap air dan panas. Fungsi lem tembak biasanya untuk media lentur benang dan wol, seperti kain flanel dan kain bahan benang lainnya. Cara pemakaiannya dengan cara dipanaskan sampai meleleh barulah diaplikasikan kedalam media yang ditentukan.

7. Lem G ( lem korea ) atau lem Cyanoacrylate

Jenis lem ini sangat kuat karena terdiri dari komponen harder dimana sifatnya berubah dari cair menjadi keras saat kering. Lem ini biasanya digunakan untuk media kayu dengan jenis kayu blasa. Selain itu lem G ( lem korea ) juga bisa digunakan untuk media lain seperti palastik, karet, logam kulit dan keramik. Sayangnya lem G cukup sulit untuk digunakan dan tingkat keamanannya juga rendah. 

Belakangan ini banyak sekali orang yang mencari jenis lem G untuk keperluan dalam bidang material perkayuan. Akhirnya banyak juga produsen yang memasarkannya lewat berbagai cara salah satunya media soaial. Untuk informasi penjualan lem G, bisa hubungi nomor Telp/SMS/WA +62 852-2765-5050.
Gambar Produk Lainnya :
Lem Korea Asli, 0852-2765-5050
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner